<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>My Weblog</title>
	<atom:link href="http://shiningphoenix.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://shiningphoenix.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Jan 2011 10:21:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='shiningphoenix.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>My Weblog</title>
		<link>http://shiningphoenix.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://shiningphoenix.wordpress.com/osd.xml" title="My Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://shiningphoenix.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Badan Layanan Umum, Solusi dari Reformasi Keuangan Negara</title>
		<link>http://shiningphoenix.wordpress.com/2010/05/20/badan-layanan-umum-solusi-dari-reformasi-keuangan-negara/</link>
		<comments>http://shiningphoenix.wordpress.com/2010/05/20/badan-layanan-umum-solusi-dari-reformasi-keuangan-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 14:21:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siko Wiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shiningphoenix.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Di sebuah kampus milik pemerintah di jakarta, ruang kuliahnya bocor. Air hujan tampak menetes dari plafon. Otomatis suasana belajar mengajar tertanggu. Itupun belum lagi fasilitas lain yang masih buruk seperti toilet yang hampir tak terawat dan tiadanya fasilitas jaringan wifi di setiap gedung. Mahasiswa sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada manajemen kampus. Pertanyaan yang selama ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=31&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di sebuah kampus milik pemerintah di jakarta, ruang kuliahnya bocor. Air  hujan tampak menetes dari plafon. Otomatis suasana belajar mengajar  tertanggu. Itupun belum lagi fasilitas lain yang masih buruk seperti  toilet yang hampir tak terawat dan tiadanya fasilitas jaringan wifi di  setiap gedung. Mahasiswa sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada  manajemen kampus. Pertanyaan yang selama ini mengganjal adalan kenapa  seakan manajemen kampus diam saja. Jawaban yang sering muncul adalah,  karena belum tersedia dana (cash on hand) dan menunggu proses pengadaan  yang memakan waktu lama.</p>
<p>di tempat lain, di sebuah rumah sakit milik pemerintah. Komite medis  sedang bersitegang dengan manajemen rumah sakit. Katakanlah ini sebagai  perang dingin antara struktural dan profesional. Pimpinan rumah sakit  pusing tidak kepalang melihat dokter-dokternya sering absen. Masuk cuma  2-3 hari seminggu. Saat absen mereka entah kemana. Dengan keahlian  profesionalnya bukan tidak mungkin mereka ngobyek di luar. Kasihan para  pasien yang notabene berasal dari kalangan menengah ke bawah. Alasan  klasik yang sering terlontar dari dokter-dokter itu adalah bahwa mereka  tidak mendapatkan haknya. Hak yang mereka maksud adalah penghasilan yang  sesuai dengan beban kerja dan tanggung jawab mereka sebagai seorang  dokter. Mereka menuntut remunerasi.</p>
<p>Oleh karena itu, sejak awal proses reformasi keuangan negara yang  dicanangkan Kementerian Keuangan, pengelolaan keuangan instansi  pemerintah yang mengasilkan semi barang/jasa (quasi public goods)  dipikirkan ke arah format yang tepat agar pengelolaan keuangannya  efisien dan efektif. Kemudian dicetuskanlah pengelolaan keuangan badan  layanan umum (PK-BLU). Sedangkan pelayanan publik yang murni (pure  public goods) seperti halnya pelayanan Polri dan TNI tidak seharusnya  dapat menerapkan sistem pengelolaan keuangan ini.</p>
<p>Badan Layanan Umum, yang selanjutnya disebut BLU, adalah instansi di  lingkungan Pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada  masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa  mengutamakan mencari keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya  didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas. (Pasal 1 UU No.  1/2004 tentang Perbendaharaan Negara</p>
<p>Lalu apa perbedaan mendasar pengelolaan keuangan badan layanan umum  dengan pengelolaan keuangan satuan kerja (satker biasa). Sebelum lebih  jauh menjelaskan tentang BLU. Saya ingin menjelaskan dahulu apa itu  satker. Sederhananya, satker adalah suatu unit pemerintah yang dapat  merencanakan, melaksanakan, dan mempertanggungjawabkan anggaran sendiri.  Dengan kata lain, satker adalah instansi pemerintah yang memiliki  dokumen anggaran sendiri. Jika di daerah, satker disebut sebagai satuan  kerja perangkat daerah (SKPD). Biasanya dinas lah yang menjadi SKPD.  Misalnya, sebuah sekolah negeri pemerintah daerah x, maka jatah anggaran  sekolah itu terdapat pada dinas pendidikan pemerintah daerah setempat.  Berbeda dengan rumah sakit daerah yang dapat mengelola anggarannya  sendiri.</p>
<p>perbedaan mendasar dari pengelolaan keuangan badan layanan umum, dengan  satker biasa adalah fleksibilitas dalam menggunakan kas yang berasal  dari kegiatan operasionalnya/pendapatan negara bukan pajak (PNBP).  Selain itu kelebihan lainnya adalah dapat melakukan pengadaan tanpa  menggunakan keppres 80/2003 beserta segala perubahannya tentang  pengadaan barang dan jasa pemerintah. Sehingga hal ini mempercepat  pelayanan publik yang dilakukan.</p>
<p>Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 23 tahun 2005 pasal 20, tentang  pengelolaan keuangan BLU, pengadaan barang/ jasa oleh BLU dilakukan  berdasarkan prinsip efisiensi dan ekonomis, sesuai dengan praktek bisnis  yang sehat dimana kewenangan atas pengadaan tersebut diselenggarakan  berdasarkan jenjang nilai yang diatur dalam Peraturan Menteri  Keuangan/gubernur/bupati/w</p>
<div>alikota.  Jadi, pengadaan barang/jasa BLU yang sumber dananya berasal dari  pendapatan operasional, hibah tidak terikat, hasil kerjasama lainnya  dapat dilaksanakan berdasarkan ketentuan pengadaan barang/jasa yang  ditetapkan pimpinan BLU,</p>
<p>Arti fleksibilitas dalam mengelola kas adalah bolehnya melanggar asas  universalitas dalam pengelolaan keuangan negara. Asas ini termaktup pada  UU No.17 tahun 2003 tentang keuangan negara. Asas universalitas berarti  segala pengeluran dan penerimaan negara wajib melalui kas negara.  Ketika satuan kerja badan layanan umum mendapat pendapatan dari PNBP, ia  dapat menggunakan langsung untuk membiayai operasional kegiatannya  tanpa harus menyetorkan dahulu ke kas negara. Meski demikian, setiap  triwulan, satker PK BLU wajib mengajukan Surat Perintah Membayar  Pengesahan (SPM Pengesahan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara  (KPPN) untuk instansi pemerintah pusat. Sedangkan untuk instansi  pemerintah daerah, SPM Pengesahan diajukan kepada kantor bayar daerah  masing-masing.</p>
<p>Memang pada dasarnya, segala proses pengadaan barang dan jasa pemerintah  harus mematuhi Keppres 80 tahun 2003 dan segala perubahannya. Tujuan  peraturan ini untuk memberikan keadilan bagi dunia usaha dalam  menyediakan barang/jasa yang dibutuhkan pemerintah. Dengan kata lain,  Keppres ini bertujuan untuk menciptakan iklim persaingan yang sehat  diantara pelaku sektor produksi. Jika tidak ada peraturan ini maka  dikhawatirkan timbul berbagai kecurangan dalam membelanjakan uang  negara. Inilah letak kebocoran APBN selama ini. Meski demikian untuk  satker PK BLU ada dispensasi untuk tidak menggunakannya. Hal ini  penting. Sebagai contoh, ketika sebuah rumah sakit kekurangan stok obat  dan peralatan sedangkan banyak pasien banyak yang kritis, maka sangat  ironis mereka tak tertolong akibat pengadaan obat dan peralatan medis  harus menunggu proses pengadaan.</p>
<p>satu hal yang menarik dan yang paling membuat pegawai calon satker BLU  dalam mempersiapkan segala hal agar satkernya &#8216;diangkat&#8217; menjadi BLU  adalah remunerasi. Setiap BLU dapat memberikan remunerasi kepada  pegawainya sesuai dengan kemampuan keuangan yang dimiliki. Sehingga  nantinya kasus perang urat syaraf antara komite medik dan manajemen  rumah sakit seperti cerita di atas tidak terjadi lagi. Selain itu,  keistimewaan BLU yang lain adalah kewenangannya mengangkat pegawai non  pegawai negeri.</p>
<p>Demikian sekilas uraian mengenai BLU. Semoga dapat menjadi kebaikan bagi  kita semua. Reformasi keuangan negara adalah salah satu landasan dari  reformasi birokrasi. Keuangan negara adalah sektor vital yang ada pada  pemerintah. Tidak ada negara yang tidak mengatur khusus keuangan  negaranya. Tidak ada negara yang tidak memiliki menteri keuangan.</p>
<p>Siko Dian Sigit Wiyanto<br />
Pengamat Keuangan Negara dan Reformasi Birokrasi</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shiningphoenix.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shiningphoenix.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shiningphoenix.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shiningphoenix.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shiningphoenix.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shiningphoenix.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shiningphoenix.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shiningphoenix.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shiningphoenix.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shiningphoenix.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shiningphoenix.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shiningphoenix.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shiningphoenix.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shiningphoenix.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=31&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shiningphoenix.wordpress.com/2010/05/20/badan-layanan-umum-solusi-dari-reformasi-keuangan-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8845f8d2a86610d206776ef6fc2058?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masterkonoha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kami Akan Terus Berjalan untuk Negeri Ini</title>
		<link>http://shiningphoenix.wordpress.com/2010/05/20/kami-akan-terus-berjalan-untuk-negeri-ini/</link>
		<comments>http://shiningphoenix.wordpress.com/2010/05/20/kami-akan-terus-berjalan-untuk-negeri-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 13:29:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siko Wiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shiningphoenix.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Sebentar lagi Ibu Sri Mulyani mau meninggalkan Indonesia. Otomatis beliau akan meninggalkan Kementerian Keuangan. Berarti, aku tidak akan lagi melihat beliau wartawan yang nodong doorstop di loby gedung. 3 tahun yang lalu, aku pertama kali melihat Ibu secara langsung di Jakarta Hall Convention Center (JHCC) saat wisuda. Saat itu aku &#8216;harus&#8217; duduk di deretan kursi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=24&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebentar lagi Ibu Sri Mulyani mau meninggalkan Indonesia. Otomatis  beliau akan meninggalkan Kementerian Keuangan. Berarti, aku tidak akan  lagi melihat beliau wartawan yang nodong doorstop di loby gedung. 3  tahun yang lalu, aku pertama kali melihat Ibu secara langsung di Jakarta  Hall Convention Center (JHCC) saat wisuda. Saat itu aku &#8216;harus&#8217; duduk  di deretan kursi paling depan. Posisiku ini aku leluasa mendengar Ibu  memberi wejangan (bukan wedangan) kepada kami, mahasiswa yang barus saja  lulus kuliah. Hanya saja aku belum mendapat kesempatan diwisuda Ibu  karena hanya mahasiswa dengan IPK terbaiklah yang mendapatkannya. Kata  kaskuser, &#8220;biar gagal pertamax yang penting bisa page one, Gan&#8221;.</p>
<p>Ibu Ani bentar lagi mau pergi. Sebagian teman sudah ada yang ribut  dengan program 1001 bunga Mawar untuk Ibu. Sebagian yang lain sudah ada  yang &#8220;sowan&#8221; ke rumah beliau di Widyacandra. Sebagian pejabat sudah  menghadiri acara perpisahan yang formal. Sementara aku juga ingin  sekedar &#8220;say good bay&#8221; kepada beliau secara langsung. Entah bisa atau  tidak. Tapi yang penting toh, aku ingin melanjutkan perjuangannya. Bu  Ani benar bahwa landasan reformasi birokrasi sudah terinstal. Artinya,  meski Bu Ani pergi, reformasi di tubuh Kementerian Keuangan dapat  berjalan. Kalau dalam bahasa Jepang-nya sering disebut kaizen (never  ending improvement). Seperti sebuah operating system pada komputer,  tinggal nambahin update-update saja untuk menambal bug (kebocoran  sistem).</p>
<p>Sesuai dengan tugas dan fungsi atau dalam istilah seberang lautan, core  business, Kementerian Keuangan mengelola Keuangan Negara. Reformasi  birokrasi di tubuh Kementerian Keuangan berkembang selaras dengan  Reformasi Keuangan Negara. Reformasi birokrasi terdiri dari tiga proses  besar yakni penataan organisasi, penyempurnaan proses bisnis, dan  peningkatan manajemen sumber daya manusia. Setelah paket undang-undang  keuangan negara berupa UU No.17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, UU  No.1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, dan UU No.15 tahun 2004  tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara,  proyek merombak tatanan birokrasi di tubuh kementerian keuangan mau  tidak mau, segala produk hukum terkait reformasi birokrasi tidak boleh  keluar dari peraturan tersebut.</p>
<p>Sebagai contoh di bidang perbendaharaan. Tapi tunggu, sebagian mungkin  belum begitu tahu apa itu perbendaharaan negara. Boleh dibilang sekarang  beban satker sebagai kuasa pengguna anggaran semakin berat. Ini akibat  dari pemisahan yang tegas antara pemegang kewenangan administratif  (ordonnateur) dan pemegang fungsi pembayaran (comptable). Sehingga alih  sebagian fungsi perbendaharaan pindah ke pundak satker. Sekarang fungsi  perintah pembayaran menjadi milik satker (penerbitan Surat Perintah  Membayar). Selain itu sekarang satker harus dapat mempertanggungjawabkan  dana yang dikelolanya dengan menggunakan sistem akuntansi instansi  (SAI). Otomatis pemisahan fungsi ini akan berakibat pada perubahan  tatanan organisasi.</p>
<p>Baik itu perubahan organisasi, perencanaan proses bisnis dan peningkatan  manajemen SDM tentu tidak akan statis begitu saja. Proses itu akan  tetap berjalan dinamis menyesuaikan dinamika pengelolaan keuangan negara  dan tuntutan masyarakat. Satu hal yang pasti, polanya akan sama.  Sehingga tidak perlu khawatir siapa pun menteri keuangan nantinya,  reformasi tetap akan berjalan. Dengan catatan, menkeu tahu pola tersebut  dan menjalankan road map yang telah ditetapkan. Visi reformasi sudah  ditetapkan alias tujuan telah ditetapkan. Jalan yang akan dilalui juga  sudah terarah. Tinggal nanti mau pakai kendaraan apa untuk bisa lebih  ngebut. Kementerian Keuangan akan terus memperbaiki diri untuk masa  depan negeri.</p>
<p>Setelah Meninggalkan gedung ini katakan pada diri Anda &#8220;I&#8217;ve done my  part&#8221; (Sri Mulyani Indrawati)</p>
<p>Siko Dian Sigit Wiyanto<br />
Pengamat Keuangan Negara dan Reformasi Birokrasi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shiningphoenix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shiningphoenix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shiningphoenix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shiningphoenix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shiningphoenix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shiningphoenix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shiningphoenix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shiningphoenix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shiningphoenix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shiningphoenix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shiningphoenix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shiningphoenix.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shiningphoenix.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shiningphoenix.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=24&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shiningphoenix.wordpress.com/2010/05/20/kami-akan-terus-berjalan-untuk-negeri-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8845f8d2a86610d206776ef6fc2058?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masterkonoha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Olimpiade Membaca APBN, perlukah?</title>
		<link>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/12/15/olimpiade-membaca-apbn-perlukah/</link>
		<comments>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/12/15/olimpiade-membaca-apbn-perlukah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 15:45:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siko Wiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Olimpiade APBN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/12/15/olimpiade-membaca-apbn-perlukah/</guid>
		<description><![CDATA[Memang sih APBN itu kan anggaran yang punya negara. Lalu emang gua pikirin gitu loch. Buat apa? Eits tunggu dulu. Negara punya uang dari mana? Mmm&#8230;ada yang dari pajak, bea masuk, cukai, sumber daya alam, laba BUMN dll. Trus pajak dst itu dari siapa? Dari rakyat. Lalu, Anda di negara ini sebagai apa? Ya jelas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=23&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memang sih APBN itu kan anggaran yang punya negara. Lalu emang gua pikirin gitu loch. Buat apa? Eits tunggu dulu. Negara punya uang dari mana? Mmm&#8230;ada yang dari pajak, bea masuk, cukai, sumber daya alam, laba BUMN dll. Trus pajak dst itu dari siapa? Dari rakyat. Lalu, Anda di negara ini sebagai apa? Ya jelas tho sebagai rakyat. Jadi, uang negara ini dari Anda juga kan? Eits, iya ding. Jadi, tidak ada alasan bagi rakyat untuk buta APBN.</p>
<p>Biro Humas Depkeu telah mengadakan Olimpiade membaca APBN. Pesertanya adalah siswa SMA dari seluruh Indonesia. Tahun ini pemenangnya adalah delegasi dari Makassar. Acara ini patut diapresiasi dan dilestarikan. Mengingat masih banyaknya masyarakat kurang mengerti mengenai APBN itu sendiri. Teringat pada waktu saya berkunjung di sebuah instansi swasta. Di sana tergeletak brosur sunset policy keluaran Direktorat Jenderal Pajak. Tidak asing lagi, karena unit kerjaku baru mengadakan acara kampanye sunset policy bekerja sama dengan Direktorat P2Humas DJP. Saya langsung tanya kepada seorang karyawati di sana. &#8220;Mbak, koq ada brosur ini, dari mana?&#8221;, tanyaku. &#8220;Oh, itu Mas, disuruh bikin NPWP, gaji sakuprit aja disuruh bayar pajak?&#8221;, jawabnya dengan sedikit mengungkapkan kejengkelannya.</p>
<p>Kejengkelan itu bukan berarti ia tak tahu landasan bagaimana pajak diterapkan di negara ini, khususnya penggunaannya. Jadi perlu edukasi bagi publik agar mengerti latar belakang pemerintah mengeluarkan suatu kebijakan publik, khususnya yang menyangkut keuangan negara. &#8220;Mbok negara ngasih subsidi bagi rakyat&#8230;!&#8221; tambahnya. Keningku langsung berkerut menerka-nerka sebab kenapa ia bisa ngomong seperti itu. Mungkin maksudnya subsidi BBM. Tapi, bukankah masih ada BBM yang disubsidi meskipun dikurangi. Bahkan di beberapa fungsi pelayanan pemerintah yang lain, pemerintah menambah subsidinya, misalnya pendidikan dan kesehatan.</p>
<p>Saya sendiri maklum, dari sisi kesehariannya, dia jauh dari hal-hal yang berkaitan dengan APBN. Itu merupakan satu dari beberapa pengalaman yang aku temui mengenai kesalahpahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan negara kita. Memang sistem yang ada sekarang mungkin belum sempurna, tapi proses perbaikan terus menerus dilakukan karena memang sudah seharusnya demikian. Never ending learning.</p>
<p>Kemampuan siswa SMA dalam menjawab pertanyaan mengenai APBN patut diacungi jempol. Padahal, mungkin mereka hanya mendapat pelajaran mengenai APBN di sekolahnya hanya pada mata pelajaran ekonomi, itu pun  mungkin hanya satu atau dua bab saja. Berbeda dengan mahasiswa fakultas ekonomi yang mendapat mata kuliah ekonomi makro, ilmu ekonomi yang membahas kegiatan/ sistem ekonomi dari sudut pandang suatu negara dan pemerintah menjadi salah satu pelakunya. Apalagi mahasiswa STAN spesialisasi Kebendaharaan Negara (dulunya Anggaran) yang mungkin sampai bosen mendengarkan ceramah dosen tentang APBN, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporannya. Maka jangan heran jika sebagian dari mereka tertidur di kelas dengan pulas dan puas (termasuk yang nulis ini) he7. Semoga para dosen memaafkan dosa-dosaku ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shiningphoenix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shiningphoenix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shiningphoenix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shiningphoenix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shiningphoenix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shiningphoenix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shiningphoenix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shiningphoenix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shiningphoenix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shiningphoenix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shiningphoenix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shiningphoenix.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shiningphoenix.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shiningphoenix.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=23&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/12/15/olimpiade-membaca-apbn-perlukah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8845f8d2a86610d206776ef6fc2058?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masterkonoha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Perencanaan Anggaran</title>
		<link>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/10/16/sistem-perencanaan-anggaran/</link>
		<comments>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/10/16/sistem-perencanaan-anggaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 10:02:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siko Wiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Masih ingat dengan paradigma lama sistem penganggaran di Indosesia?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shiningphoenix.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat dengan paradigma lama sistem penganggaran di Indosesia? Benar, pengelolaan anggaran pada masa lampau berkutat bagaimana cara menghabiskan pagu anggaran yang tersedia agar nantinya memperoleh anggaran pada periode berikiutnya lebih besar. Sistem penganggaran ini dikenal dengan sebutan line item budget system. Jelas sekali sistem penganggaran ini memiliki kekurangan-kekeurangan. Diantaranya adalah tidak optimalnya manfaat dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=21&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">Masih ingat dengan paradigma lama sistem penganggaran di Indosesia? Benar, pengelolaan anggaran pada masa lampau berkutat bagaimana cara menghabiskan pagu anggaran yang tersedia agar nantinya memperoleh anggaran pada periode berikiutnya lebih besar. Sistem penganggaran ini dikenal dengan sebutan line item budget system. Jelas sekali sistem penganggaran ini memiliki kekurangan-kekeurangan. Diantaranya adalah tidak optimalnya manfaat dari dana pemerintah untuk menyelenggarakan kegiatan dalam hal mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang adil dan berkesinambungan.<br />
Ada beberapa sistem penganggaran yang dikenal selama ini yaitu:<br />
-line item budget system<br />
merupakan sistem penganggaran yang menjadikan input yang berupa item-item sebagai dasar dalam penyusunan anggaran. Misalnya anggaran dalam pelaksanaan pendidikan dasar, ada belanja pegawai guru, buku-buku, sarana dan prasarana lainnya. Anggaran ini begitu sederhana. Bahkan kita sering membuatnya untuk membuat daftar anggaran belanjaan kita. Sistem penganggaran line item ini selalu identik dengan incremental budget system. Anggaran dapat ditambah atau dikurangi berdasarkan penggunaannya pada periode sebelumnya. Jika pada periode sebelumnya pagu anggaran yang disediakan sedikit atau kurang terserap, maka pada periode anggaran berikutnya. Jatah pada pos anggaran tersebut dikurangi. Sebaliknya, bila jatah anggaran dihabiskan, maka pada periode anggaran berikutnya, pagu anggaran akan ditambah.Sistem ini menimbulkan efek samping, yaitu setiap penyelenggara kegiatan (aparat pemerinyah) berlomba-lomba menghabiskan anggaran tanpa memperhatikan manfaat yang akan dihasilkan dari penggunaan dana tersebut.<br />
-Zero Base Bugdet system<br />
Kita sering mendengar proyek pemerintah yang multi years atau proyek yang jangka waktu penyelesaiannya lebih dari bertahun-tahun. Dengan sistem penganggaran ini, anggaran proyek tersebut disusun seperti pada mulanya pada tahun proyek tersebut mulai dijalankan meskipun telah berjalan lebih dari satu periode anggaran. Apakah ruwet, ya..sistem ini benar-benar ruwet karena membutuhkan banyak kertas kerja.<br />
-Program Base Bugdet sistem<br />
Seiring dengan perkembangan jaman, terciptalah sistem penganggaran berdasar pada program. Jadi anggaran dibuat berdasarkan program-program pemerintah yang akan dijalankan pada tahun anggaran tersebut. Program terdiri dari beberapa kegiatan-kegiatan yang menghasilkan outcome (manfaat) bagi masyarakat. Sebagai contoh, Program pemberantasan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah Kebakkramat karanganyar terdiri dari beberapa kegiatan antara lain kegiatan sosialisasi pencegahan DBD, pengobatan warga yang terkena DBD, dan fogging (pengasapan)-yang ini menjengkelkan banget-. Kegiatan menghasilkan output (keluaran). Kegiatan pengobatan warga yang terkena DBD menghasilkan output berupa jumlah pasien yang telah ditangani. Sedangkan outcome dari kegiatan tersebut berkurangnya tingkat keterjangkitan wabah DBD di Kebakkramat, Karanganyar.<br />
-Performance budget sistem<br />
Sejak tahun 2004 sampai sekarang (2008) pemerintah tengah berupaya mengooptimalkan penggunaan APBN dengan cara menyusun anggaran berdasarkan kinerja yang dicapai oleh setiap kegiatan. Jika kegiatan berhasil dan perlu dilanjutkan maka, anggaran yang akan dikucurkan untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut akan tetap mengalir bahkan bertambah. Sebaliknya bila suatu kegiatan dikatakan gagal atau tidak perlu dilanjutkan lagi, maka jatah pagu yang diberikan dikurangi atau bahkan dikurangi sama sekali.</p>
<p>Meskipun demikian masih saja banyak masalah yang terjadi, setidaknya pemerintah sudah berusaha.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shiningphoenix.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shiningphoenix.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shiningphoenix.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shiningphoenix.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shiningphoenix.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shiningphoenix.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shiningphoenix.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shiningphoenix.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shiningphoenix.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shiningphoenix.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shiningphoenix.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shiningphoenix.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shiningphoenix.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shiningphoenix.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=21&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/10/16/sistem-perencanaan-anggaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8845f8d2a86610d206776ef6fc2058?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masterkonoha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Rokok akan Dipajaki</title>
		<link>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/09/16/ketika-rokok-akan-dipajaki/</link>
		<comments>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/09/16/ketika-rokok-akan-dipajaki/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 23:09:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siko Wiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shiningphoenix.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Rokok diharamkan karena ia termasuk Khabits (sesuatu yang buruk) dan mengandung banyak sekali mudharat, sementara Allah Subhanahu wa Ta’ala hanya membolehkan makanan, minuman dan selain keduanya yang baik-baik saja bagi para hambaNya dan mengharamkan bagi mereka semua yang buruk (Khaba’its). Dalam hal ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. “Mereka menanyakan kepadamu, ‘Apakah yang dihalalkan bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=19&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rokok diharamkan karena ia termasuk Khabits (sesuatu yang buruk) dan mengandung banyak sekali mudharat, sementara Allah Subhanahu wa Ta’ala hanya membolehkan makanan, minuman dan selain keduanya yang baik-baik saja bagi para hambaNya dan mengharamkan bagi mereka semua yang buruk (Khaba’its). Dalam hal ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.</p>
<p>“Mereka menanyakan kepadamu, ‘Apakah yang dihalalkan bagi mereka’ Katakanlah, ‘Dihalalkan bagimu yang baik-baik” [Al-Maidah : 4]</p>
<p>“Yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” [Al-A’raf : 157].</p>
<p>Pemerintah sedang membahas pengenaan pajak atas rokok bersama Dewan Perwakilan Rakyat. Selama ini rokok dikenakan cukai. Cukai sendiri dikenakan terhadap barang yang tidak layak dikonsumsi tapi diperjualbelikan. Meskipun telah dikenakan cukai, rokok tetap saja tinggi peminatnya, bahkan dari kalangan miskin sekalipun. Sebanyak 73,8 persen kepala keluarga rumah tangga miskin perkotaan adalah perokok. Pengeluaran untuk rokok per minggu 22 persen lebih tinggi dari pengeluaran untuk membeli beras.</p>
<p>Allah telah mengharamkan yang buruk-buruk termasuk rokok. Hukum memgkonsumsi dan memperjualbelikannya sama dengan hukum yang dikenakan pada khamr(arak/minuman keras) yaitu haram. Subhat tentang rokok telah menyebar dimasyarakat sehingga banyak anggapan bahwa rokok adalah makruh bahkan mubah. Sebagian berpendapat bahwa pabrik rokok telah menampung banyak tenaga kerja. Namun, apakah kiranya mereka rela, para pekerja tersebut memperoleh rejeki yang haram sehingga menghalangi terkabulnya doa mereka??? Itu belum kerugian ukhrowiyah lainnya.</p>
<p>Kerugian jasadiyah memang sudah jelas. Perokok akan rentan penyakit bahkan bahaya rokok lebih mengancam kepada perokok pasif. Jelaslah bahwa perokok tidak hanya merugikan diri sendiri melainkan juga orang lain.Seyogyanya para perokok bertaubat kepada Allah terlebih pada Bulan Ramadhan ini yang notabene bulan yang sangat kondusif untuk memulai perubahan memperbaiki diri.</p>
<p>Pajak rokok diusulkan oleh anggota DPR untuk memperbesar jumlah pendapatan asli daerah (PAD). Mekanismenya, pajak rokok menjadi pajak daerah. Hal ini akan menjadi masukan bagi revisi Undang-Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pemerintah menginginkan pajak rokok masuk dalam komponen pajak pusat dan mekanisme pembagian ke daerah melalui bagi hasil. USulan pemerintah memang tepat karena sifatnya mobile bisa lintas kabupaten dan propinsi. Selain itu sistem perpajakan pusat semakin kokoh semenjak bergulirnya reformasi birokrasi di Departemen Daerah.</p>
<p>Pajak rokok memcerminkan fungsi perpajakan, yaitu fungsi bugdetair dan fungsi regulator. Fungsi bugdetair adalah pajak berfungsi menarik penerimaan negara, sedangkan fungsi regulator, pajak berfungsi sebagai pengatur.</p>
<p>Semoga pengusulan pajak rokok ini dilandasi oleh tujuan mulia, bukan karena uang semata.(shining Phoenix).</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/shiningphoenix.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/shiningphoenix.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shiningphoenix.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shiningphoenix.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shiningphoenix.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shiningphoenix.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shiningphoenix.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shiningphoenix.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shiningphoenix.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shiningphoenix.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shiningphoenix.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shiningphoenix.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shiningphoenix.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shiningphoenix.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shiningphoenix.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shiningphoenix.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=19&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/09/16/ketika-rokok-akan-dipajaki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8845f8d2a86610d206776ef6fc2058?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masterkonoha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ada Apa dengan Pengajuan Pembayaran Gaji PNS?</title>
		<link>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/09/15/ada-apa-dengan-pengajuan-pembayaran-gaji-pns/</link>
		<comments>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/09/15/ada-apa-dengan-pengajuan-pembayaran-gaji-pns/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 22:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siko Wiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji PNS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shiningphoenix.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Pagi-pagi, Sabtu 13 September 2008, Bapak tiba-tiba sms. Beliau menanyakan apakah benar gaji PNS akan cair tanggal 25. Saya pun bingung. AKhirnya sms pun saya layangkan kepada teman yang kerja di kantor pelayanan perbendaharaan negara. Barangkali sudah ada edaran dari Pak Dirjen. Tapi beliau tidak memberitahu dasar hukum untuk mencairkan gaji PNS yang lebih awal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=17&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi-pagi, Sabtu 13 September 2008, Bapak tiba-tiba sms. Beliau menanyakan apakah benar gaji PNS akan cair tanggal 25. Saya pun bingung. AKhirnya sms pun saya layangkan kepada teman yang kerja di kantor pelayanan perbendaharaan negara. Barangkali sudah ada edaran dari Pak Dirjen. Tapi beliau tidak memberitahu dasar hukum untuk mencairkan gaji PNS yang lebih awal dari awal bulan pembayaran. Sampai sorenya, ada sejawat yang memberitahukan bahwa gaji PNS termasuk yang masih CPNS akan dibayar tanggal 25 September. Senang banget rasanya mendengar berita tersebut. Meskipun kontrol pengeluaran tetap harus dicanangkan agar tidak kelimpungan di akhir bulan nanti. Bagaimana pun juga (marginal propensity to consume) MPC bedrubah seiring dengan kenaikan pendapatan. Namanya juga manusia, yang penting wajar saja dan tidak lupa kepada yang berhak atas sebagian harta kita.</p>
<p>Beberapa hari sebelumnya, tanpa sengaja terdengar beberapa pegawai berbincang di lift mengenai usulan pengajuan pencairan gaji PNS. Mereka membicarakan mengenai dasar hukum sampai-sampai orang Biro Hukum dilibatkan dalam membahas masalah ini. Pikirku, namanya juga daerah birokrasi, bekerja sesuai aturan adalah wajar. Selama ini pencairan APBN mengacu pada Perdirjen No.66 Tahun 2005 tentang Mekanisme Pencairan Dana atas Beban APBN. Tidak ada klausul yang khusus mengatur pengajuan pembayaran gaji PNS pada hari-hari tertentu misalnya saat Hari Raya Idul Fitri. Namun, Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan kebijakan yang melegakan. Pembayaran gaji menjelang liburan membawa rasa percaya diri tersendiri. Uang yang didapat dapat dibelanjakan untuk keperluan Hari Raya termasuk membayar zakat dan shodaqoh.</p>
<p>Tak hanya gaji PNS pusat saja yang dicairkan, melainkan juga gaji PNS daerah pun ikut dicairkan sesuai arahan dari Departemen Keuangan. Semenjak otonomi daerah bergulir, gaji PNS Daerah tidak lagi dibayarkan oleh KPPN tapi dibayarkan oleh Pemda masing-masing. Dana yang digunakan untuk membayar gaji PNS daerah ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU). Dalam APBN, DAU masuk ke dalam pos belanja pemerintah khususnya transfer ke daerah. Sedangkan dalam APBD, DAU menjadi penerimaan APBD. DAU yang diperoleh daerah minimal dapat digunakan untuk membiayai belanja pegawai pemda yang bersangkutan. Kedepannya, daerah-daerah kaya tidak lagi mendapat DAU ini karena mereka dapat menggaji pegawainya sendiri bahkan penghasilan beberapa pegawai pemda yang kaya lebih besar daripada standar gaji yang telah ditetapkan dalam peraturan pemerintah karena sesuai undang-undang pemda boleh memberikan tambahan penghasilan pagi pegawainya. Tentu saja sesuai dengan kemampuan daerah yang bersangkutan.</p>
<p>Pengelolaan belanja pegawai sedang dalam perbaikan dan kedepannya dapat dimanaj dengan lebih baik lagi baik dari peraturan yang menjadi payung hukum termasuk sistem di dalamnya dan sarana dan prasara yang mendukung untuk melaksanakan peraturan tersebut. (shining Phoenix)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/shiningphoenix.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/shiningphoenix.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shiningphoenix.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shiningphoenix.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shiningphoenix.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shiningphoenix.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shiningphoenix.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shiningphoenix.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shiningphoenix.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shiningphoenix.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shiningphoenix.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shiningphoenix.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shiningphoenix.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shiningphoenix.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shiningphoenix.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shiningphoenix.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=17&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/09/15/ada-apa-dengan-pengajuan-pembayaran-gaji-pns/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8845f8d2a86610d206776ef6fc2058?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masterkonoha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ngotot yang Tanpa Otot</title>
		<link>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/09/12/ngotot-yang-tanpa-otot/</link>
		<comments>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/09/12/ngotot-yang-tanpa-otot/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2008 09:35:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siko Wiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[tugas belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shiningphoenix.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[ngotot, &#8220;kamu kurang ngotot&#8221;, itulah kalimat yang dilontarkan temanku kepadaku ketika negosiasiku dengan sekretariat sebuah lembaga kursus bahasa asing kemarin. &#8220;Ngotot&#8221;, kata itu juga menajdi kunci keberhasilan temanku untuk mendapat ijin kuliah langsung di DIV STAN sehingga dia tidak harus ngantor dulu setahun atau dua tahun. Ngotot itu kadang berkonotasi baik dan kadang pula berkonotasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=14&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ngotot, &#8220;kamu kurang ngotot&#8221;, itulah kalimat yang dilontarkan temanku kepadaku ketika negosiasiku dengan sekretariat sebuah lembaga kursus bahasa asing kemarin. &#8220;Ngotot&#8221;, kata itu juga menajdi kunci keberhasilan temanku untuk mendapat ijin kuliah langsung di DIV STAN sehingga dia tidak harus ngantor dulu setahun atau dua tahun. Ngotot itu kadang berkonotasi baik dan kadang pula berkonotasi buruk. Apalagi untuk tujuan baik, ngotot memang harus dikerahkan, tapi kadang yang membuat canggung, implikasi tiga atau empat langkah ke depan. Jika benar-benar baik, mengapa tidak. Namun ngotot sendirian dalam team malah akan membuat ngos-ngosan, ibarat mendorong mobil yang mogok di tengah jalan, hanya satu atau dua orang saja yang benar-benar mendorong dengan tenaga penuh, yang lain, hanya nempelin tangannya saja di badan mobil, kalo mereka diam saja itu lebih baik, tapi tak jarang orang-orang opportunis ini melemahkan semangat membara pejuang-pejuang tangguh yang tanggung ini. Tanggung karena usaha tim dapat tidak optimal meski mereka banting tulang, bahkan banting orang sekalipun.</p>
<p>Ngotot yang bagaimana agar dapat diterima dengan sama-sama menang. Haruskah ngotot harus bersuara lantang dan menggebrak-gebrak meja seperti yang diajarkan salah seorang teman. Tapi cara seperti itu rasanya malah akan menjauhkan dari kemenangan sejati. Orang lain bisa bertindak bukan karena ikhlas, melainkan karena takut apabila hal yang lebih buruk terjadi. Setahun ini ada dua masalah yang penyelesaiannya mungkin hanya dengan &#8220;ngotot&#8221;. Semuanya memiliki persamaan, bagaimana agar bisa melanjutkan menuntut ilmu. Masalahnya ada pada aturan. Aturan memang dibuat untuk dipatuhi. Namun, aturan yang orang suka rela mematuhinya adalah aturan yang dapat dimengerti, kecuali aturan agama yang sudah di luar nalar manusia dan kedudukannya lebih tinggi dari hasil pemikiran makhluk.Sayangnya tidak semua aturan itu dapat dimengerti. Alasannya rancu dan sama sekali tidak memihak pengembangan manusia. Bahkan ada yang terang-terangan mau menghambatnya. </p>
<p>Kira-kira untuk apa orang tersebut melakukannya? Apa karena iri melihat penerusnya memperoleh kesempatan yang lebih baik atau akh&#8230;, berprasangka positif, mungking dia takut kehilangan anak buah andalannya. Anak buah yang bisa disuruh ngapain aja, superman atau wonderwomen (meminjam istilah teman-teman ketika sedang melaksanakan pendidikan di Pusdiklat Anggaran). Ya udah, yang jelas dia juga tidak akan selamanya di sana, jika tidak pindah, toh nanti juga akan pensiun. Pokokmen, kalo udah punya kuasa, semoga diriku tidak akan menjadi orang seperti dia, kan sami mawon, sama saja. Apa bedanya aku dengan dia.</p>
<p>Departemen ini sedang melaksanakan reformasi birokrasi. Reformasi Birokrasi sendiri terdiri atas penataan oraganisasi, penyempurnaan proses bisnis, dan perbaikan sumber daya manusia (bukan perbaikan remunerasi seperti kebanyakan mindset pegawai yang aku temui) <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  karena perbaikan remunerasi itu konsekuensi, bukan esensi. Itulah buntut, bukan kepala reformasi birokrasi.Sehingga, kedepannya, Departemen ini butuh pegawai yang benar-benar mumpuni kaya ilmu dan tentu saja amal, jadi tidak sekedar &#8220;omong thok&#8221;/Omong Doank. Tentu saja al ilmu qoblal qouli wal&#8217;amali (ilmu itu sebelum berkata dan beramal). Bagaimana cara mendapat ilmu, ya tentu saja dengan menuntutnya, salah satunya dengan kuliah. Bagaimana pegawai bisa maju, jika kuliah saja dihalang-halangi. Harus PNS-lah, harus kerja dua tahun lah, belum terlihat kinerjanya lah. Memang kerja setahunnya ini apa.</p>
<p>Masak kalah sama salah satu lembaga tinggi negara yang namana Bepeka eh sorry, BPK maksudnya. Sama-sama menjalankan proses reformasi birokrasi, tapi mereka tetap setuju untuk membiarkan calon pegawainya menuntut ilmu yang lebih dalam lagi. Yah, kalo mereka lebih pinter, ketinggalan dunk. Semoga dapat dijadikan renungan dan mungkin ada masukan cara &#8220;ngoto&#8221;nya Arif, eh cara &#8220;ngotot&#8217; yang Arif. Terimakasih.(shining phoenix)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/shiningphoenix.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/shiningphoenix.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shiningphoenix.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shiningphoenix.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shiningphoenix.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shiningphoenix.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shiningphoenix.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shiningphoenix.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shiningphoenix.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shiningphoenix.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shiningphoenix.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shiningphoenix.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shiningphoenix.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shiningphoenix.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shiningphoenix.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shiningphoenix.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=14&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/09/12/ngotot-yang-tanpa-otot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8845f8d2a86610d206776ef6fc2058?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masterkonoha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Oh&#8230;.Pegawai Negeri</title>
		<link>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/08/28/ohpegawai-negeri/</link>
		<comments>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/08/28/ohpegawai-negeri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 09:19:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siko Wiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shiningphoenix.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Hari kemarin masih hangat-hangatnya pengumuman tes TPA penerimaan CPNS Depkeu T.A. 2008 dari S1. Masih lekat dalam ingatan ketika menjaga information desk kemarin. Tiba-tiba ada seorang bapak menghampiriku dan menanyakan perihal penerimaan CPNS Depkeu. Kemudian aku carikan di internet, kuminta nomor bukti peserta ujian. Aku telusuri nomornya. Kemudian dengan sedih aku katakan kepada bapak tersebut, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=11&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari kemarin masih hangat-hangatnya pengumuman tes TPA penerimaan CPNS Depkeu T.A. 2008 dari S1. Masih lekat dalam ingatan ketika menjaga <em>information desk</em> kemarin. Tiba-tiba ada seorang bapak menghampiriku dan menanyakan perihal penerimaan CPNS Depkeu. Kemudian aku carikan di internet, kuminta nomor bukti peserta ujian. Aku telusuri nomornya. Kemudian dengan sedih aku katakan kepada bapak tersebut, &#8220;Maaf Pak, nama putera Bapak tidak ada&#8221;. kemudian bapak tersebut berkata. &#8220;Mas, bisa tidak saya ke Biro SDM (HRDnya Depkeu) untuk meloloskan putera saya. Ada Mas Fulan (bukan nama sebenarnya) menjawab, &#8220;Maaf Pak, yang mengadakan penerimaan adalah pihak ketiga dan independen serta di bawa pengawasan dari berbagai kalangan, ada mahasiswa..bla..bla..bla..&#8221;.</p>
<p>Memang begitulah seharusnya, aturan harus diterapkan. Tidak ada lagi kebijakan main &#8220;pintu belakang&#8221;. Jika mau pegawainya bebas KKN, proses penerimaan juga harus bebas KKN. Sehingga nantinya  pegawai-pegawai baru tidak mencari &#8220;balik modal&#8221;. Benar juga kata paman saya bahwa kerja itu untuk cari uang bukan keluar uang. Jadi, sebenarnya bukan hanya aparat saja yang disorot. Masyarakat juga harus disorot. Ibarat penyakit, pencegahan tidak hanya dari dalam, melainkan juga dari luar.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/shiningphoenix.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/shiningphoenix.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shiningphoenix.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shiningphoenix.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shiningphoenix.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shiningphoenix.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shiningphoenix.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shiningphoenix.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shiningphoenix.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shiningphoenix.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shiningphoenix.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shiningphoenix.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shiningphoenix.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shiningphoenix.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shiningphoenix.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shiningphoenix.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=11&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/08/28/ohpegawai-negeri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8845f8d2a86610d206776ef6fc2058?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masterkonoha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anggaran Pendidikan 20% Lho&#8230;.</title>
		<link>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/08/26/anggaran-pendidikan-20-lho/</link>
		<comments>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/08/26/anggaran-pendidikan-20-lho/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 08:05:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siko Wiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran pendidikan harapan tapi bukan jaminan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shiningphoenix.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Bahagianya, mendengar kabar bahwa pemerintah merencanakan anggaran pendidikan menjadi 20 persen sesuai dengan amanat Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Senayan begitu bergairah dengan langkah ini. Tapi, tetanggaku, seorang gadis sebaya adikku, tidak dapat melanjutkan pendidikannya. Karena rumahnya persis teretak di depan rumahku. Maka aku tahu bagaimana keadaannya, terutama keadaan ekonominya. Sayang seribu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=3&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bahagianya, mendengar kabar bahwa pemerintah merencanakan anggaran pendidikan menjadi 20 persen sesuai dengan amanat Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Senayan begitu bergairah dengan langkah ini. Tapi, tetanggaku, seorang gadis sebaya adikku, tidak dapat melanjutkan pendidikannya. Karena rumahnya persis teretak di depan rumahku. Maka aku tahu bagaimana keadaannya, terutama keadaan ekonominya. Sayang seribu sayang, padahal ia termasuk siswa yang cerdas di sekolahnya. Apakah kira-kira anggaran pendidikan yang 20 persen ini akan memberikan solusi?</p>
<p>Sistem perencanaan anggaran saat ini terus mengalami perbaikan, seiring reformasi birokrasi yang sedang <em>running</em> di Departemen Keuangan. Tidak ada lagi anggaran rutin dan anggaran pembangunan. Anggaran dibuat dengan menggunakan sitem anggaran terpadu. Artinya proses penganggaran tidak boleh lepas dari perencanaan kegiatannya. Terkait dengan hal itu penyusunan APBN harus menunjukkan kinerja berupa <em>input, output, outcome, benefit, </em>dan<em> impact. </em>Selain itu penyusunan anggaran harus menerapkan Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM) kalo dalam bahasa &#8220;jawa&#8221;nya <em>medium term expenditure framework</em>. Artinya pengeluaran tahun ini harus memperhitungkan perkiraan pengeluaran pada tahun2 yang akan datan minimal  tiga tahun ke depan. Misalnya tahun ini beli motor besok-besok juga harus disediakan biaya bensin dan perawatannya. Contoh lain, apabila tahun ini kita membangun rumah dan pada akhir tahun diperkirakan belum tuntas maka untuk tahun-tahun anggaran ke depannya harus disediakan anggarannya. Ga lucu kalo tahun ini bisa buat pondasinya, sedangkan tahun depan rumah-nya dionggrokin aja. Kan sayang. Intinya seberapa besar pun anggaran dialokasikan harus memenuhi sasaran secara efektif dan efisien dengan memperhatikan asas keadilan dan asas kepatutan.</p>
<p>Meski kalangan atas (DPR dan Pemerintah) telah seiya-sekata. Tetap saja ada kalangan <em>grassroot</em> (arus bawah) bersikap cuek dan bahkan ada yang beranggapan langkah pemerintah menaikkan anggaran pendidikan menjadi 20 persen ini adalah manuver SBY untuk menaikkan image-nya menjelang akhir masa jabatannya. Memang bukan jaminan, anggaran pendidikan dinaikkan lantas pendidikan di negeri kita tercinta ini akan menjadi lebih baik. Setidaknya tetap ada harapan sehingga tetanggaku tetap dapat melanjutkan sekolahnya. Barangkali ia nanti akan menjadi salah satu tokoh pembangunan di negeri ini nantinya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/shiningphoenix.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/shiningphoenix.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shiningphoenix.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shiningphoenix.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shiningphoenix.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shiningphoenix.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shiningphoenix.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shiningphoenix.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shiningphoenix.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shiningphoenix.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shiningphoenix.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shiningphoenix.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shiningphoenix.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shiningphoenix.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shiningphoenix.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shiningphoenix.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=3&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/08/26/anggaran-pendidikan-20-lho/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8845f8d2a86610d206776ef6fc2058?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masterkonoha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/08/26/hello-world/</link>
		<comments>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/08/26/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 06:42:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Siko Wiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=1&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/shiningphoenix.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/shiningphoenix.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shiningphoenix.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shiningphoenix.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shiningphoenix.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shiningphoenix.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shiningphoenix.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shiningphoenix.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shiningphoenix.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shiningphoenix.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shiningphoenix.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shiningphoenix.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shiningphoenix.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shiningphoenix.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shiningphoenix.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shiningphoenix.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shiningphoenix.wordpress.com&amp;blog=4619857&amp;post=1&amp;subd=shiningphoenix&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shiningphoenix.wordpress.com/2008/08/26/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8845f8d2a86610d206776ef6fc2058?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masterkonoha</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
